Kuberi nama kau senja,
penghilang penat di tengah kesibukan,
obat resah juga gundah,
pelipur lara di balik hiruk pikuk kemacetan jakarta.
Ku simak senja itu,
lenyap sudah amarah,
pun lelah
tenggelam dalam tatapan senja
kini,
Di remang senja,
rinduku masih belajar mengeja
tentang bahagia jingga,
tentang harap cinta


Leave a comment